Membersihkan kamar mandi bukan hal baru buat saya. Sejak kecil, saya dan adik/kakak sudah dibiasakan untuk membantu membersihkan kamar mandi. Kamar mandi di rumah lama biasanya dibersihkan setiap hari Rabu dan Sabtu. Walau kadang kami kebagian untuk membersihkan di hari Minggu jika belum dibersihkan pada hari Sabtunya. 

Untuk saya sendiri ritual membersihkan kamar mandi bisa menghabiskan sekitar 1 jam karena cukup besarnya kamar mandi yang harus disikat 🙂 Maklum, ada saja pojokan yang terlihat masih kurang bersih. Walaupun kamar mandi kami tidak tampak kinclong tetapi sangat nyaman untuk digunakan. 

Satu hal yang kinclong ketika saya biasa membersihkan kamar mandi jaman dahulu yaitu bak mandi yang terbuat dari fiberglass. Air dalam bak mandi selalu tampak biru bersih seperti air di laut yang sangat jernih. Warna bak mandinya sendiri adalah putih. Senang melihat bak mandi bersih seperti itu. Kami dulu menggunakan air tanah dan walaupun sudah disaring dengan beberapa lapis kaus kaki usang, tetap saja kotoran dari air akan tetap lewat dan bak mandi cepat menjadi kotor.


Awalnya, bak mandi kami tidak pernah sebersih itu walaupun sudah dicuci dengan sabun. Kelihatannya masih seperti ada kotoran di dinding bak. Suatu hari terlintas ide untuk mencoba membersihkan bak mandi menggunakan belimbing wuluh yang sedang berbuah banyak di halaman depan rumah. Karena saya baca-baca di majalah, jeruk bisa membersihkan berbagai macam hal. Saya menganalogikan bahwa sifat asam dari jeruk yang diambil untuk membersihkan, berarti seharusnya segala jenis asam pasti bisa digunakan juga. Saya mengambil sekitar 10 buah dan mulai digosokkan pada dinding bak yang sudah dikosongkan. Hasilnya benar-benar memukau. Seluruh kotoran mulai luruh dari dinding bak dengan mudahnya. Setelah semua digosok dengan belimbing wuluh, diamkan sebentar lalu mulai dibilas. Biasanya saya kumpulkan potongan belimbing wuluh yang besar untuk dibuang ke tempat sampah sementara potongan yang lebih kecil saya biarkan lewat kedalam saluran pembuangan air. Setelah itu biasanya saya tetap gunakan sabun untuk membersihkan terakhir.

Metode ini akhirnya selalu digunakan untuk membersihkan bak mandi di rumah saya. Bahkan kakak saya setelah menikah mencoba menerapkan metode ini pada bak mandi dirumahnya yang sudah cukup tebal lapisan kotorannya dan hasilnya mampu mencengangkan seisi rumah 🙂

Nikmat rasanya mandi dengan air biru bersih setelah habis dibersihkan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *