Dapat satu permintaan lagi dari bumil. Minta dibuatin nursing cover dan kasih contoh buatan Balboa Baby. Sebenernya dulu udah pernah lihat teman yang pakai nursing cover, tapi agak beda dengan yang versi Balboa Baby. Jadilah saya mencari pola-pola gratisan di internet. Setelah melihat, mempertimbangkan dan mereka-reka, saya pun mencoba untuk membuat benda yang satu ini.

Pertama-tama yang saya lakukan adalah menanyakan ke Yani, bahan seperti apa yang dia inginkan. Apakah yang gonjreng warnanya, motif tertentu dan lain-lain. Setelah diputuskan kalau dia ingin yang warnanya cukup berani (bukan warna-warna pastel) & motif yang agak ramai, saya pun hunting kain ke Pasar Sunan Giri. Saya menemukan kandidat kuat di toko pertama yang saya masuki. Tapi masih penasaran dengan toko yang lain, saya pun mulai memasuki sekitar 5-6 toko kain yang ada disana dan tidak menemukan kandidat lainnya. Jadilah saya membeli bahan di toko pertama tadi. Bahan batik berwarna biru dan pink dengan motif kupu-kupu dan capung. Sebelumnya saya sudah kirimkan foto kain tersebut ke Yani dan dia sudah setuju. Masing-masing bahan saya beli 1 m dengan lebar kain 150 cm. Selain itu saya juga membeli ballen (boning plastik untuk lining dibagian leher untuk mengintip dedek bayi) sepanjang 1 m.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat nursing cover:

  • 1 helai kain berukuran 70 cm x 100 cm untuk dasar
  • 1 helai kain berukuran 10 cm x 75 cm untuk tali panjang
  • 1 helai kain berukuran 10 cm x 25 cm untuk tali pendek
  • 1 helai kain berukuran 10 cm x 350 cm pengganti bisban
  • 1 helai kain berukuran untuk kantong depan (jika diinginkan)
  • 1 helai kain berukuran untuk kantong nursing cover
  • 1 buah Ballen 40 cm untuk boning di leher
  • 1 buah 1″ Tri-Glide Buckle untuk mengatur panjang pendek tali atau D-rings. Di rumah saat ini tersedia tri-glide buckle karena uni Shanty lagi agak tergila-gila membuat tas peralatan berenang.
Saya menghabiskan waktu sekitar 4 jam untuk menyelesaikannya. Maklum baru pertama kali, jadi masih agak mencari-cari cara untuk menjahitnya. Kantong di depan berfungsi untuk meletakkan kain lap atau tissue ketika menyusui dan bisa diakses dari sisi kanan maupun kiri. 
Nursing cover yang dibuat dilengkapi dengan kantong penyimpanannya. Sehingga penyimpanan bisa rapi dan mudah dibawa-bawa. 
Semoga adek bayi suka dengan nursing covernya ya…

Catatan: Foto diambil sebelum adek bayi lahir. Sekarang Amira sudah hampir 1 bulan.

Picture

27/12/13 Nursing covernya dipakai dipinggir pantai Ancol 🙂

8 Comments

    1. Rethia Syahril

      Mbak Rosmini,
      saga beli boning-nya di Pasar Sunan Giri di toko yang jual bahan dan alat jahit lainnya. Kurang pasti juga apakah ada yang jual online. Mungkin mbak bisa cari di toko yang jual peralatan jahit. Boning ini biasanya dipakai untuk bikin bustier.

    1. Rethia Syahril

      Yang beli sebenernya kakak saya. Tapi itu belinya di daerah Penggilingan. Ada toko yang menjual benda-benda seperti ini. Tapi belinya harus banyak karena toko itu mensuplai industri kecil disekitarnya. Coba cek di toko-toko kerajinan tangan, kadang mereka jual dalam jumlah sedikit. Mbak Wida tinggal di daerah mana memangnya?

      1. Wida

        Saya tinggal di daerah kebayoran baru mba. Nah udh browsing2 ke segala toko kerajinan, ketemunya yg kecil jd buat tali ukuran 1,5cm sdngkan butuhnya yg 1-1.5 inci. Ktm jg sih toko yg jual berbagai ukuran tp iya hrs beli buanyak. Akhirnya sih kmrn beli di ebay mba saya 😁 Tenkyu yaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *