Menjelang pernikahan Yani, bukan cuma Mami aja yang dapet banyak orderan jahitan. Tapi saya juga dapet orderan jahitan. Berawal dari keinginan untuk membuat gorden untuk lemari di kamar mandi saya. Berakhir dengan orderan membuat gorden lemari buku dan lemari baju di musholla. 
Bahan gorden dibeli di pasar Mayestik ketika cari bahan buat seragam nikahan Yani. Lalu mulai berkutat dengan mesin jahit yang agak bermasalah. Setelah kutak-katik selama 3 hari yang penuh perjuangan dan rasa frustasi, akhirnya mesin jahitnya mau menurut sama saya juga. Hasil jahitan kembali normal. Tadinya sempet mikir mau ngupahin ke tukang jahit keliling aja kalau sampai tidak bagus juga hasil jahitannya. Tapi karena masalah ukuran yang presisi, membuat saya ingin mengerjakannya sendiri. 

Semua bahan selesai dijahit dalam waktu 2 hari. Yang jadi masalah adalah bagaimana cara menempelkan ke lemari buku besi? Setelah berpikir panjang lebar dan mencoba berbagai cara, diputuskan untuk memakai velcro. Cara memasang velcro ke lemari juga bukan sesuatu yang mudah, karena harus diuji coba dengan berbagai cara terlebih dahulu. Akhirnya menempelkan dengan lem Aica Aibon merupakan pilihan yang pas. Sedangkan untuk memasang ke lemari baju menggunakan kait gorden seperti biasa. Wupsss…sempat terlewatkan pinggiran dan bagian belakang lemari baju, sedangkan bahan sudah habis. Tapi dengan sedikit inovasi, lemari baju berhasil ditutup semua. 

Akhirnya semua lemari di mushola plus lemari kamar mandi ada penutupnya sebelum acara Yani berlangsung 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *