Pergi ke negara-negara di Eropa, gak afdol rasanya kalau tidak mengunjungi kota tua. Kota tua di Eropa biasanya terawat dengan baik. Senang rasanya melihat bangunan-bangunan yang terawat dan masih digunakan. Kira-kira kapan ya kota di Indonesia bisa seperti ini.

Untuk jalan-jalan di kota tua Geneva saya menggunakan aplikasi Self-Guided Walking Tours Geneva Switzerland. Saya pilih yang lite a.k.a. gratisan. Memang tidak ada menu khusus untuk kota tua, tapi setelah beberapa waktu tinggal di Geneva dan beberapa kali mengunjungi kota tua setelah beberapa kali membaca aplikasi ini, kira-kira inilah beberapa tempat yang bisa dikunjungi di kota tua Genewa.

1. Cathédrale Saint-Pierre
Salah satu gereja yang terkenal di Genewa. Arsitektur bangunan ini adalah kombinasi dari gaya Roman, Gothic dan Neoclassical. Dibagian bawah gereja ini terdapat situs arkeologi yang menarik. Sayang sampai saat ini saya belum berhasil untuk masuk kedalam tempat ini.
Jam buka: 09:30-18:30 Senin-Sabtu, 12:30-18:30 Minggu (Juni – Sept); 10:00-12:00, 14:00-17:00 Senin-Jum’at, 10:00-17:30 Sabtu, 12:00-17:30 Minggu (Okt – Mei)
Biaya: Dewasa: SFr. 3.; Anak-anak dibawah 12 tahun: SFr. 1.5.

2. Maison Tavel
Salah satu rumah tertua di Genewa dan mempresentasikan arsitektur abad pertengahan (abad 11).

3. Ancien Arsenal
Bangunan strategi militer di Genewa karena pada saat itu tempat ini digunakan untuk menyimpan senjata dan bubuk mesiu. Ditempat ini kita bisa melihat lima buah meriam yang digunakan untuk mempertahankan kota Genewa. 

4. Hôtel de Ville
Tempat ini pada digunakan sebagai Town Hall dan tempat pertemuan representative Republic and Canton Geneva. Bangunan dengan arsitektur abad ke-16 terdiri dari 3 lantai.

5. Promenade de la Treille
Tempat ini sangat mudah dikenali dengan banyaknya pohon kastanye (chestnut) dan kursi kayu yang sangat panjang. Ditempat ini juga ditemukan beberapa patung orang-orang terkenal di kota ini dan tempat bermain anak-anak. Duduk-duduk di tempat ini sambil menikmati pemandangan kota Genewa bisa menjadi kegiatan pilihan. Dari tempat ini kita juga bisa melihat Parc des Bastians yang mempunyai beberapa papan catur dan dam besar.

Selain tempat-tempat diatas untuk dikunjungi, banyak juga cafe dan restauran yang ada di daerah kota tua ini. Duduk-duduk disalah satu tempat ini sambil mengamati anak-anak kecil yang berlari-larian di lapangan atau sekedar mengobrol bersama teman dan kerabat juga menjadi kegiatan setelah lelah berjalan. Mengunjungi atau sekedar  window shopping di toko-toko yang ada disekitar tempat ini juga menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *