Pertama kali belajar crochet/merenda waktu umur sekitar 13 tahun. Waktu itu ada seorang tante (Alm. Te’ Etis) yang lagi tinggal di rumah dan membuatkan baju-baju Barbie buat saya dan Yani. Saya mencoba juga untuk membuat baju barbie. Hasil buatan saya memang tidak sebagus buatan Tek Etis, tapi saat itu saya cukup puas karena Barbie saya bisa ganti banyak baju. Harga baju Barbie ketika itu sangat mahal untuk ukuran saya, karena untuk membeli bonekanya saja, saya harus menabung dan menambahkan dengan uang salam tempel lebaran. Saya juga membuat bungkus gelas Tupperware (yang saat itu sedang populer) untuk membawa minuman kalau mama sedang main tenis. Bahkan saat itu, beberapa orang teman mama membeli bungkus gelas sejenis dari saya. Lumayan buat tambahan uang jajan :).

Saya tidak bisa mengingat sudah berapa lama saya tidak membuat pernak-pernik crochet lagi. 

Terinspirasi dari sebuah blog yang sering saya kunjungi, saya terpikir untuk mulai merenda lagi. Mulailah saya browsing dimana bisa mendapatkan peralatan merenda ini di Khon Kaen atau Bangkok. Saya mendapat beberapa alamat di Bangkok, sehingga ketika saya sedang berkunjung kesana, saya sempatkan untuk mencari. Apa daya, usahanya sia-sia :(. Saya juga mencoba mencari di Khon Kaen, tapi tidak berhasil juga. Mungkin belum jodoh nih buat mulai merenda lagi, pikir saya saat itu. Sampai waktu kami hendak nonton Harry Potter di Central Plaza, Wira melihat sebuah toko yang menjual benang. Akhirnya ketemu juga tempat beli benang di Khon Kaen. Sebagai percobaan saya membeli segulung benang katun dan hakpen.

Benda pertama yang saya bikin (sambil pemanasan tangan lagi) adalah iPhone pouch. Benda ini inceran saya kalo jalan-jalan ke iBox atau toko sejenisnya, tapi cuma jadi bahan pandang-pandang saja karena harganya gak masuk akal. Sempat beberapa kali bongkar untuk bisa dapat ukuran yang pas dengan iPhone saya. Ternyata benangnya masih banyak sisanya, jadilah pikir-pikir lagi mau bikin apa lagi dengan benang itu. Akhirnya jadilah sebuah bungkus mobile charger dan bungkus kabel iPhone. 

Yippiye…mulailah saya merenda lagi di Khon Kaen untuk mengisi waktu kosong yang cukup banyak. Saya membaca beberapa blog tentang crochet dan beberapa film di youtube untuk me-refresh memori saya. Nantikan hasil lainnya ya…

Baca disini tentang perbedaan antara crochet dan knitting.

Info toko benang di Khon Kaen (kali ada yang butuh):

  • Pinn Shop di Central Plaza lt. 2. Menjual benang katun dan wool, tapi tidak terlalu banyak pilihan warna. Harga benang berkisar antara 200 THB sampai 400 THB. Mereka juga menjual alat untuk crochet, knitting dan kerajinan tangan lainnya.
  • Toko benang di pasar Banglamphu Khon Kaen. Waktu itu cuma lewat dan lihat sekilas, jadi kurang tahu isi persisnya gimana. Tokonya cukup besar dan pilihan warna benangnya banyak. Harganya??? Tokonya dipinggir jalan besar saja, tidak masuk-masuk ke dalam pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *