“Mau Cha Yen…!” (sambil pasang tampang memelas). Itu kata-kata yang sering suamiku dengar seminggu ini ūüôā

Cha Yen¬†atau kalau di Jakarta lebih ngetop dengan nama¬†Iced Thai Tea¬†adalah jenis minuman teh yang ada di Thailand. Sama halnya kalau kita pergi ke Malaysia dan berkata mau minum “es teh”, pasti yang muncul teh tarik dingin, begitu juga dengan di Thailand. Cha itu adalah bahasa Thailand untuk teh dan Yen berarti dingin. Jika kita pesan Cha Yen jangan berharap akan dapet es teh manis kayak di Indonesia, yang muncul adalah teh susu mirip teh tarik yang dingin.

Apa bedanya teh tarik dengan cha yen ini? Pertama, warnanya. Warna cha yen oranye sementara teh tarik coklat muda. yang kedua, rasanya. Rasa cha yen berbeda dengan teh tarik walaupun base tehnya sama-sama black tea dengan tambahan condensed milk + gula. Susah mendeskripsikan rasanya, tapi pokoknya beda deh. Cobain aja.

Karena penasaran, jadilah¬†browsing¬†di om google tentang si cha yen ini. Berdasarkan tulisan¬†disini, cha yen adalah es teh manis yang mempunyai rasa khas bunga dan pedas yang diperlunak dengan tambahan susu kental dan gula. Terkadang ditambahkan warna merah dan kuning yang diperoleh dari pewarna makanan untuk memberikan warna oranye (wah…pake pewarna nih). Kadang ditambahkan krim pada saat terakhir.¬†

Jenis teh yang dipakai untuk pembuatan cha yen sendiri daun teh hitam yang tumbuh di daerah Asia. Bumbu yang biasanya ditambahkan adalah bubuk star anise(pekak/bunga lawang). Hal ini akan menyebabkan timbulnya rasa licorice yang manis pada cha yen. Selain menggunakan star anise, ada juga resep yang menggantinya dengantamarind (asam jawa) atau orange blossoms. 

Pada saat menyiapkan teh ini biasanya, teh yang telah diberi gula dituangkan kedalam gelas (biasanya gelas bening) berisi es, lalu ditambahkan susu/krim pada bagian atasnya. Sehingga tampak seperti campuran yang berwarna oranye pada bagian tengahnya.

Biasanya teh ini disajikan dengan rasa manis yang berlebihan (untuk saya), sehingga biasanya kalau pesan minta gulanya dikurangi. 

Kalau di Khon Kaen, minuman ini dijual dengan harga 20-25 THB (sekitar Rp. 6000-7500). Sementara kalo di Indonesia, saya biasa membeli dengan harga hampir 4 kali lipatnya :). 

Minggu ini puas minum cha yen. Harus belajar bikin sendiri nih biar bisa lebih hemat lagi ;).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *