Tahun 2010 ini, kami menghabiskan liburan akhir tahun dengan pergi kebeberapa tempat di Eropa. Ini seperti napak tilas bulan madu kami hampir 6 tahun yang lalu. Perjalanan pertama kami adalah Hamburg. 

Perjalanan dari Berlin ke Hamburg memakan waktu sekitar 4 jam, karena kami menggunakan kereta yang biasa (bukan ICE). Dengan menggunakan tiket schöneswochenende, kami hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 39 € (bisa sampai 5 orang). Dari tempat tinggal kami di daerah Pankow, kami harus menuju ke Berlin Hauptbahnhof dan dari sini perjalanan kami dimulai. Untuk rencana perjalanan ke Hamburg hari ini kami mencari dari sini.

Pertama kami naik Intercity ke Stendal (sekitar 1,5 jam, seharusnya hanya 1 jam) lalu disambung naik Regional Express ke Uelzen (sekitar 1 jam) dan disambung naik Metronom ke Hamburg Hauptbahnhof (sekitar 1 jam). Ditambah waktu menunggu di stasiun sekitar 1 jam. Karena ketika itu sudah masuk musim dingin, maka kereta yang kami naiki mengalami beberapa kali keterlambatan.

Kami cukup menikmati perjalanan ini walaupun harus menunggu kereta dalam cuaca yang sangat dingin atau mengejar kereta lainnya karena kereta sebelumnya terlambat sampai. Warna putih mendominasi pemandangan perjalanan kami. Daun di pohon sudah tergantikan dengan kristal es memberikan gambaran yang luar biasa cantiknya. Saya pun menemukan keindahan musim dingin. Tak jenuh memandang ke hamparan salju putih di sepanjang perjalanan. Selain itu, stasiun-stasiun keretanya pun cukup unik untuk dilihat dan difoto.

Dari Hamburg Hauptbahnhof, perjalanan kami sambung dengan U-Bahn ke Alsterdof dan lanjut dengan jalan kaki ke rumah tante Wan (sekitar 1 km). Brrrr…dingin sekali… Akhirnya kami sampai sekitar jam setengah 5 sore di rumah tante Wan. Rasanya sudah malam sekali, karena matahari terbenam pukul 4 sore. Sisa hari ini hanya dihabiskan dirumah saja bersama keluarga tante Wan yang kebetulan sedang berkunjung ke Jerman.

Keesokan harinya kami bangun siang 🙂 dan sarapan bersama di rumah. Setelah ngobrol dan bermain-main, kami putuskan untuk jalan-jalan ke Hafen City bersama keluarga Lingga. Saat itu salju sedang tinggi dan suhu dibawah -10 derajat C. Setelah foto-foto sebentar, kami pun masuk ke Schanzen Backerei untuk menikmati coklat panas, roti serta kue, karena dua gadis kembar Lingga sudah mulai membeku :). Setelah itu kami pergi jalan-jalan ke Weihnachtmarkt (pasar natal), tapi sayangnya pasar natal ini kurang meriah dan tidak ramai. Setelah cukup beku, kami putuskan untuk mencari tempat yang lebih hangat. Upsss…kami lupa, hari ini hari minggu, jadi mall tutup semua 😀 Akhirnya pulang kerumah saja deh 🙂

Hari berikutnya, cuaca diluar lebih dingin lagi, kami memutuskan untuk dirumah saja. Menikmati salju dari dalam rumah yang hangat 🙂 Kami baru keluar rumah untuk makan malam di Peking Enten Haus. Menikmati bebek peking yang sedap dan makanan lainnya yang tak kalah nikmat. Terasa lebih nikmat karena kami ditraktir sama Tante Wan dan Om Sony… Dankeschöne… 

Hari keempat kami di Hamburg, kami habiskan untuk jalan-jalan disekitar Hamburg. Berhubung ada temen Lingga yang datang dari London, jadi perjalanan kali ini menggunakan 2 mobil. Setelah mendapat parkir, kami mengunjungi Weihnachtmarkt di Rathaus. Kali ini, Weihnachtmarktnya tampak meriah sekali. Hiasan diatas stan-stan yang ada disana pun bermacam-macam. Lucu sekali. Saya pun menghabiskan banyak waktu untuk memotret tempat ini (sayang kameranya hilang, jadi tidak bisa posting deh). Setelah itu kami berjalan ke Alster Lake dan lanjut ke shopping mall untuk menghangatkan badan dan kaki :). Setelah cukup hangat, kami lanjut berjalan-jalan di sepanjang Colonaden dan berhenti untuk minum coklat panas (lagi) di Balzac Coffee. Kami putuskan untuk menyudahi perjalanan kami ditengah salju dan cuaca dingin ini dan kembali ke rumah. Sisa hari ini kami habiskan untuk mengobrol sampai tengah malam. Dan saya pun harus kembali packing karena kami akan melanjutkan perjalanan ke Amsterdam besok pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *