Karena semalam kami baru pulang jam 12 malam. Hari ini kami bangun agak siang. Setelah mandi dan sarapan, kami memutuskan untuk pergi ke KLCC lagi untuk mencoba peruntungan kami mendapatkan tiket naik ke Skybridge. Tiket gratis yang disediakan untuk naik skybridge setiap harinya harus diambil pagi hari.

Kali ini kami bermaksud untuk mencoba naik LRT dari stasiun Taman Melati yang ternyata lebih dekat dan jalannya menurun 🙂 Belum sampai kami ke stasiun itu, ada sebuah taksi melintas. Kami memutuskan untuk naik taksi ke stasiun yang lebih dekat ke KLCC. Alhamdulillah kami mendapatkan supir taksi yang sangat tahu jalan dan baik. Akhirnya kami naik taksi ke KLCC. Dari Gombak ke KLCC kami hanya perlu membayar sekitar RM15.

Memang masih rejeki, kami bisa mendapatkan tiket untuk Skybridge jam 17.30. Tiket Skybridge bisa didapat gratis mulai pukul 6 pagi. Kita tinggal antri dan menyebutkan jumlah orang yang akan masuk. Jika masih tersedia tiket, kita akan diijinkan untuk mengambil ke loket. Biasanya habis sekitar jam 10 pagi. Tapi tetap usaha setelah jam itu bisa dilakukan, seperti kami yang datang pukul 10.30. Mereka membagikan sekitar 1300 tiket setiap harinya. Buka dari jam 9 pagi sampai jam 7 sore.

Jam belum menunjukkan jam 12 siang. Kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan sebentar ke Bukit Bintang. Disana kami membeli frame digital impian kami 🙂 Kami juga mampir untuk makan siang dengan bagel di The Coffee Bean and Tea Leaf lagi 🙂 yummy…yummy…

Dari Bukit Bintang kami naik LRT ke Stasiun Taman Melati. Disana kami dijemput oleh supir taksi tadi lagi (sebelumnya kami telepon dulu beliau). Kami mengambil barang di rumah tante Ade dan pindah ke rumah Auntie Yus di Batu Cave. Disinilah kami tahu kalau dari Gombak ke Batu Cave ternyata dekat 🙂

Setelah meletakkan barang bawaan, kami pergi lagi ke KLCC untuk naik ke Skybridge masih dengan taksi yang sama dan hanya perlu membayar RM40.

Skybridge di Petronas Twin Tower berada di lantai 41. Untuk masuknya kita akan melewati skrining dengan x-ray dan metal detektor. Barang-barang seperti tripod tidak dapat dibawa keatas dan bisa dititipkan di penitipan barang yang tersedia. Naik keatas menggunakan lift yang tersedia didampingi oleh pemandu. Kita juga diberikan sebuah kartu yang menunjukkan warna rombongan kita. Sambil menunggu naik, kita akan melihat sebuah film mengenai pembangunan petronas tower dan tentang petronas oil itu sendiri. Kita diperbolehkan berada di skybridge sekitar 10-15 menit. Cukup banyak waktu untuk melihat dan foto-foto.

Setelah turun dari Skybridge, kami melanjutkan dengan makan malam. Malam ini kami janjian lagi dengan Melissa untuk pergi ke KL Tower. Berangkat dari KLCC naik taksi sampai ke KL Tower, kami sampai sekitar pukul 21.30. KL Tower tutup jam 10 malam. Untuk naik KL tower kita harus membayar sebesar RM 38/orang. Tiket sudah termasuk kunjungan ke Observation Deck, KL Tower Animal Zone, Forest In the City (siang), Light & Sound show (malam), mineral water dan F1 Simulator Zone. KL tower buka dari jam 9 pagi sampai 10 malam setiap harinya. Karena dateng sudah mepet waktu tutup, kami hanya naik ke tempat untuk observasi. Foto-foto KL diwaktu malam. Dan dilanjutkan foto-foto diluar dengan objek KL Tower.

Setelah puas foto-foto sekitar jam 23.00, kami putuskan untuk pulang naik taksi. Sampai rumah jam 12 malam lagi. Dilanjutkan dengan packing barang untuk besok ke Cambodia.

Catatan: Tiket LRT & MRT berkisar antara RM 2,4-4,8, tergantung jauh dekat tujuan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *